Hasil Botox tidak langsung terlihat setelah penyuntikan. Dalam 1 sampai 3 hari pertama, aktivitas otot pada area treatment biasanya mulai berkurang. Garis ekspresi kemudian terlihat lebih halus secara bertahap. Efek yang lebih optimal umumnya tampak setelah 7 sampai 14 hari. Karena itu, hasil Botox sebaiknya tidak dinilai pada hari pertama atau kedua.
Pada tahap evaluasi, dokter akan memeriksa gerakan otot, keseimbangan posisi alis, simetri wajah, dan perubahan kerutan. Bila hasilnya belum sesuai target, dokter dapat menentukan apakah diperlukan penyesuaian. Pasien sebaiknya tidak langsung menambah dosis sebelum efek Botox terbentuk sepenuhnya.
Namun, durasi hasil dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh:
- Area wajah yang ditangani
- Kekuatan dan aktivitas otot
- Dosis yang diberikan
- Kedalaman garis kerutan
- Respons tubuh terhadap produk
- Riwayat dan frekuensi treatment sebelumnya
Botox tidak harus diulang tepat setiap tiga bulan. Dokter perlu mengevaluasi kembalinya gerakan otot dan kondisi kerutan sebelum menentukan jadwal berikutnya. Jarak antar-treatment umumnya dibuat minimal tiga bulan untuk menjaga keamanan dan mencegah penyuntikan yang terlalu sering.