Botox wajah banyak dipilih karena mengurangi aktivitas otot penyebab garis ekspresi tanpa operasi. Prosedurnya singkat, biasanya kurang dari 15 menit menurut American Society of Plastic Surgeons, dan umumnya tanpa downtime khusus. Hasilnya bisa tetap natural bila dilakukan secara terukur, karena yang dikurangi hanya kontraksi otot tertentu, bukan seluruh gerakan wajah.
Namun, botox bukan solusi untuk semua tanda penuaan. Treatment ini hanya bekerja pada komponen otot, sehingga masalah seperti hilangnya volume, kulit kendur, pigmentasi, atau perubahan tekstur mungkin memerlukan treatment lain atau kombinasi perawatan.
Efek samping yang mungkin muncul meliputi kemerahan, bengkak ringan, memar, sakit kepala, dan penurunan kelopak mata sementara (blepharoptosis) pada sebagian kecil kasus. Sebuah systematic review terhadap 11 RCT melaporkan angka blepharoptosis di area glabella sekitar 0-5,4%, yang berkaitan dengan teknik injeksi. Karena itu, keterampilan tenaga medis sangat menentukan keamanan dan hasil estetika.