Surabaya

Senin. Selasa. Jumat: 15.00-21.00 | Rabu-Kamis: 11.00-18.00 | Sabtu: 09.00-14.00

Kenapa Bopeng Bekas Jerawat (Acne Scar) Membutuhkan Tindakan Dokter, Bukan Krim?

Kenapa Bopeng Bekas Jerawat (Acne Scar) Membutuhkan Tindakan Dokter, Bukan Krim?

11 hours ago

Sudah ganti-ganti serum, pakai krim bekas jerawat, bahkan rutin melakukan skincare berbulan-bulan, tetapi bopeng tetap terlihat?

Hal seperti ini cukup sering terjadi. Bukan karena semua produk yang digunakan tidak bekerja, tetapi karena bopeng bekas jerawat bukan sekadar masalah di permukaan kulit.

Berbeda dengan noda hitam atau kemerahan setelah jerawat, bopeng atau acne scar terbentuk akibat perubahan pada jaringan kulit. Saat bekas jerawat sudah membentuk cekungan, penanganannya biasanya tidak cukup hanya dengan krim.

Lalu, kenapa tindakan dokter lebih dibutuhkan untuk mengatasi kondisi ini?

Bopeng Terbentuk Saat Kulit Tidak Pulih Seperti Semula

Ketika jerawat meradang cukup dalam, jaringan kulit di sekitarnya bisa ikut mengalami kerusakan.

Tubuh sebenarnya memiliki mekanisme alami untuk memperbaiki jaringan tersebut. Salah satunya dengan membentuk kolagen, yaitu protein yang membantu menjaga struktur dan kekuatan kulit.

Masalahnya, proses penyembuhan tidak selalu berjalan sempurna.

Jika jaringan baru yang terbentuk tidak mampu menggantikan bagian yang rusak secara optimal, permukaan kulit bisa menjadi lebih rendah dibandingkan area di sekitarnya. Akhirnya muncul cekungan yang kita kenal sebagai bopeng.

Itulah sebabnya bekas jerawat yang satu bisa hanya meninggalkan noda, sedangkan jerawat lain meninggalkan lubang kecil atau permukaan kulit yang bergelombang.

Noda Bekas Jerawat dan Bopeng Bukan Masalah yang Sama

Sebelum mencari treatment, penting untuk mengetahui jenis bekas jerawat yang sedang dialami.

Kalau bekasnya hanya berwarna merah, cokelat, atau kehitaman tetapi permukaan kulit tetap rata, biasanya masalahnya lebih berkaitan dengan perubahan warna kulit setelah peradangan.

Kondisi seperti ini berbeda dengan acne scar.

Pada bopeng, bentuk permukaan kulit ikut berubah. Ada bagian yang masuk ke dalam, tampak berlubang, atau membuat wajah terlihat tidak rata saat terkena cahaya.

Perbedaan tersebut juga menjelaskan kenapa skincare yang cukup membantu untuk noda bekas jerawat belum tentu memberikan perubahan berarti pada bopeng.

Mengapa Krim Saja Biasanya Tidak Cukup?

Krim dan skincare bekerja terutama melalui permukaan kulit. Beberapa kandungan memang bisa membantu proses pergantian sel, menjaga kelembapan, memperbaiki warna kulit, atau mendukung produksi kolagen secara perlahan. Karena itu, skincare tetap penting dalam perawatan kulit berjerawat maupun setelah jerawat sembuh.

Namun, ketika scar sudah membentuk cekungan, masalahnya tidak lagi hanya berada di permukaan. Pada beberapa jenis bopeng, jaringan kulit mengalami kehilangan volume. Pada jenis lainnya, terdapat jaringan parut di bawah kulit yang menarik permukaan kulit ke bawah. Kondisi seperti ini sulit diperbaiki hanya dengan mengoleskan produk topikal.

Jadi, bukan berarti krim tidak berguna sama sekali. Hanya saja, fungsi krim berbeda dengan tindakan medis yang memang ditujukan untuk bekerja pada jaringan scar secara lebih terarah.

Bentuk Bopeng Bisa Berbeda pada Setiap Orang

Tidak semua bopeng terlihat sama. Dokter biasanya membedakan acne scar berdasarkan bentuk dan karakteristiknya.

  1. Ice Pick Scar

Ice Pick Scar

Bentuknya kecil dan sempit, tetapi masuk cukup dalam ke kulit. Sekilas terlihat seperti lubang kecil atau bekas tusukan.

  1. Boxcar Scar

Boxcar Scar

Cekungannya cenderung lebih lebar. Bagian tepinya biasanya terlihat cukup jelas, seperti permukaan kulit yang turun pada satu area.

  1. Rolling Scar

Rolling Scar

Jenis ini membuat permukaan kulit terlihat seperti bergelombang. Biasanya ada jaringan parut di bawah kulit yang menarik permukaan ke arah bawah.

Seseorang juga bisa memiliki kombinasi beberapa jenis scar sekaligus.

Karena itu, melihat foto before-after orang lain lalu memilih treatment yang sama belum tentu memberikan hasil yang sesuai.

Kenapa Jenis Bopeng Perlu Dinilai Dokter?

Kunci penanganan acne scar bukan sekadar memilih treatment yang dianggap paling kuat atau paling populer. Yang lebih penting adalah mengetahui masalah apa yang sebenarnya terjadi di bawah permukaan kulit.

Saat melakukan pemeriksaan, dokter bisa menilai bentuk scar, kedalaman, jumlah, lokasi, kondisi kulit, serta apakah jerawat masih aktif. Informasi ini membantu menentukan pendekatan yang lebih masuk akal.

Scar yang sempit dan dalam, misalnya, bisa membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan scar yang lebar atau permukaan kulit yang tertarik ke bawah. Itulah sebabnya treatment bopeng sebaiknya tidak dilakukan dengan konsep “satu prosedur untuk semua”.

Bagaimana Tindakan Dokter Membantu Memperbaiki Bopeng?

Treatment medis biasanya bekerja dengan prinsip yang berbeda dari skincare sehari-hari.

Beberapa tindakan bertujuan merangsang kulit membentuk kolagen baru. Ada pula prosedur yang membantu memperbaiki permukaan kulit atau melepaskan jaringan parut yang menarik kulit ke bawah.

Tergantung jenis scar, dokter dapat mempertimbangkan berbagai pilihan seperti laser, microneedling, subcision, peeling medis tertentu, atau kombinasi beberapa metode.

Sebagai contoh, jika permukaan kulit tertarik ke bawah karena jaringan parut, dokter mungkin mempertimbangkan tindakan yang bekerja langsung pada jaringan tersebut.

Sementara itu, pada scar dengan karakter berbeda, pendekatannya juga bisa berubah.

Karena itulah pemeriksaan awal penting sebelum menentukan prosedur.

Apakah Bopeng Bisa Hilang dalam Sekali Treatment?

Keinginan untuk mendapatkan kulit rata kembali setelah satu kali tindakan tentu wajar. Namun, acne scar biasanya memerlukan proses bertahap.

Setelah treatment, kulit membutuhkan waktu untuk melakukan proses penyembuhan dan pembentukan kolagen baru.

Pada sebagian orang, beberapa sesi mungkin diperlukan untuk mendapatkan perbaikan yang terlihat. Jumlah dan jaraknya bergantung pada jenis scar, kondisi kulit, treatment yang digunakan, dan respons masing-masing kulit.

Tujuan treatment juga sebaiknya realistis.

Bukan menjanjikan bopeng hilang 100%, tetapi membantu memperbaiki kedalaman scar dan membuat tekstur kulit terlihat lebih baik secara bertahap.

Jerawat Aktif Juga Perlu Dikendalikan

Ada satu hal yang sering terlewat ketika seseorang terlalu fokus pada bopeng: jerawatnya sendiri masih terus muncul.

Jika jerawat meradang masih sering terjadi, ada kemungkinan scar baru ikut terbentuk.

Karena itu, dokter bisa saja menyarankan untuk mengontrol jerawat terlebih dahulu atau menanganinya bersamaan dengan perawatan scar.

Pendekatan ini membantu mencegah situasi di mana bopeng lama sudah mulai membaik, tetapi scar baru terus muncul.

Jadi, Kapan Sebaiknya Bopeng Diperiksakan?

Tidak perlu menunggu sampai bopeng menjadi sangat dalam.

Anda bisa mempertimbangkan konsultasi jika bekas jerawat sudah terasa cekung, tekstur kulit terlihat tidak rata, atau hasil skincare tidak banyak mengubah bentuk scar.

Pemeriksaan juga berguna jika Anda sudah lama mencari cara menghilangkan bopeng tetapi masih bingung memilih antara laser, microneedling, subcision, atau treatment lainnya.

Daripada mencoba prosedur secara acak, lebih baik mengetahui lebih dahulu jenis scar yang dimiliki.

Jika Anda memiliki bopeng bekas jerawat dan ingin mengetahui pilihan perawatan yang sesuai, konsultasi di Klinik dr Ratna Surabaya bisa menjadi langkah awal. Dokter akan menilai kondisi kulit dan karakter acne scar terlebih dahulu sebelum menentukan treatment yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Apakah krim penghilang bopeng benar-benar bisa menghilangkan scar?

Krim bisa membantu kondisi kulit secara umum, tetapi kemampuan memperbaiki scar cekung yang sudah terbentuk biasanya terbatas.

Apakah bopeng bisa membaik dengan sendirinya?

Scar ringan mungkin terlihat lebih samar seiring waktu, tetapi scar yang sudah membentuk cekungan biasanya tidak kembali rata sepenuhnya tanpa penanganan khusus.

Apakah laser merupakan treatment terbaik untuk semua bopeng?

Tidak. Jenis treatment perlu disesuaikan dengan bentuk dan kedalaman scar.

Apa penyebab bopeng semakin terlihat?

Selain kedalaman scar itu sendiri, pencahayaan dari samping dan kondisi kulit yang kering bisa membuat tekstur tampak lebih jelas.

Apakah boleh melakukan treatment bopeng saat masih ada jerawat?

Keputusannya bergantung pada kondisi jerawat. Pada beberapa kasus, jerawat aktif perlu dikendalikan terlebih dahulu.

Berapa lama hasil treatment acne scar mulai terlihat?

Hasil biasanya berkembang bertahap karena kulit membutuhkan waktu untuk melalui proses penyembuhan dan pembentukan kolagen.

Bisakah seseorang memiliki lebih dari satu jenis acne scar?

Bisa. Banyak orang memiliki kombinasi ice pick scar, boxcar scar, dan rolling scar dalam satu area wajah.

Hubungi Klinik dr Ratna untuk Dapatkan Treatment Bopeng Bekas Jerawat yang Aman Dengan Dokter Spesialis Profesional!

Kunjungi Klinik dr Ratna dan temukan layanan medis kebutuhan Anda bersama dokter kecantikan dan dermatologist terbaik kami. Buat janji temu sekarang!

Artikel Terkait

Atasi Jerawat Meradang dengan Perawatan Profesional di Klinik Dr. Ratna

Jerawat meradang bukan sekadar masalah kulit biasa. Kondisi ...

5 Teknologi Terbaik Klinik dr Ratna untuk Mengatasi Jerawat

Jerawat bisa dialami siapa saja, mulai dari remaja hingga us...

Kenali Jenis Bekas Luka dan Cara Perawatan yang Paling Tepat

Bekas luka sering kali mengganggu penampilan dan menurunkan ...

SP Sebum Correction, Solusi Mengontrol Minyak Berlebih Penyebab Jerawat

Wajah yang kembali mengilap beberapa jam setelah mencuci muk...

Bahaya Menggunakan Krim Bermerkuri: Kenapa Kulit Bisa Rusak Parah?

Awalnya mungkin terasa menyenangkan. Baru beberapa hari atau...