Dokter akan menentukan treatment untuk mencerahkan ketiak berdasarkan hasil pemeriksaan. Beberapa pilihan berikut dapat dipertimbangkan sesuai indikasi.
Perawatan Topikal
Dokter dapat merekomendasikan produk dengan kandungan seperti niacinamide, retinoid, atau bahan depigmentasi lain. Sebuah penelitian terkontrol pada 24 perempuan membandingkan niacinamide 4 persen, desonide 0,05 persen, dan plasebo selama sembilan minggu. Respons baik hingga sangat baik tercatat pada 24 persen kelompok niacinamide, sedangkan kelompok plasebo hanya 6 persen. Hasil ini menunjukkan adanya potensi manfaat, tetapi tidak berarti setiap orang akan memperoleh respons yang sama.
Peeling Ketiak
Peeling ketiak menggunakan bahan eksfoliasi terukur untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat pergantian sel. Prosedur ini dapat dipertimbangkan untuk pigmentasi pada lapisan permukaan kulit.
Peeling dengan glycolic, lactic, dan mandelic acid dapat dipakai di ketiak pada konsentrasi terpilih, tetapi risiko PIH setelah tindakan pada kulit lebih gelap itu nyata, sehingga sebaiknya dilakukan klinisi berpengalaman. Untuk retinol, International Hyperhidrosis Society menyebut retinoid sebagai salah satu bahan yang dapat dipertimbangkan, dengan catatan sebagian bahan membuat kulit lebih sensitif.
Laser untuk Ketiak Hitam
Laser bekerja menggunakan energi cahaya untuk menargetkan pigmen pada kulit. Jenis perangkat dan parameternya perlu disesuaikan dengan warna kulit serta karakter pigmentasi.
Studi kecil terhadap sembilan perempuan dengan tipe kulit Fitzpatrick IV sampai V mengevaluasi penggunaan laser Q-switched Nd:YAG 1064 nm. Seluruh area yang diterapi menunjukkan pengurangan pigmentasi pada 85 sampai 100 persen luas lesi, dan perbaikan bertahan sampai evaluasi tiga bulan. Namun, jumlah peserta hanya sembilan orang sehingga hasil tersebut tidak boleh dianggap sebagai jaminan untuk semua pasien.